Kelalaian Pihak Diniyyah Al-Azhar Muara Bungo perundungan bullying Sesama Santri Terjadi Lagi

Informasi984 Dilihat

MUARA BUNGO-Akhir-akhir ini kasus perundungan (bullying) di kalangan pemuda marak terjadi di berbagai daerah. Perundungan yang mengakibatkan terjadinya praktik kekerasan ini dapat terjadi di mana saja, bahkan di lingkungan pondok pesantren.

Kali ini  perundungan (bullying) kekerasan terjadi di lingkungan pesantren Diniyyah Al-Azhar Muara Bungo yang mencuat di permukaan publik.

Kondisi demikian, membuat pandangan terhadap kehidupan pesantren kini dikenal sangat mengerikan.

Berdasarkan keterangan dari  korban hasbi merupaka santri MTS Diniyyah Al-Azhar Muara Bungo, mendapatkan  perundungan (bullying) serta serangan secara brutal dari sesama santri kakak kelasnya, pada serangan fisik pertama kali hasbi di kroyok beberapa santri dan di lakukan mediasi perdamaian, namum teryata tidak sampai di situ korban hasbi kembali di kroyok oleh tiga orang santri tidak diketahui karena yang memakai jubah sarung di kepalanya.

Baca Juga :  Koalisi Rakyat Kawal Demokrasi Bungo Demo Minta Komisioner KPUD Bungo Dicopot

Merasa tidak tahan dengan serangan tersebut lantas hasbi berusaha menyelamatkan diri dari lingkungan pesantren dan meminta bantuan di luar pesantren.

Baca Juga :  Bupati Batanghari yang diwakili Asisten 1 Setda M. Rifa', SP,M.E Hadiri Musrembang Di Kecamatan Ma.Tembesi

“Saya di kroyok tiga orang laki-laki pake jubah ninja sarung di kepalanya, saya di tendang di tinju di lingkunga pesantren, lalu saya lari ketakutan,” terang korban yang masih trouma

Menurut keterangan ibu, anak korban sempat menghubungi kakaknya melalui pesan instan WhatsApp dan minta untuk dijemput.
Sontak mendapatkan kabar tersebut keluarga korban menghubungi pihak pondok untuk menanyakan kebenaran namun pihak pondok pesantren tidak mengetahui kejadian tersebut.

Baca Juga :  Polsek Tebo Ilir Melaksanakan Patroli di Bulan Suci Ramadhan

Hingga terjadinya pertemuan mediasi tentang kejadian teesebut belum ada tindakan pasti atas kelalaian pihak pondok pesantren atas kasus ini, namun pihak kelurga akan menempuh jalur hukum untuk meminta keadilan.

Kondisi  korban hasbi saat ini mengalami beberapa titik lebab di tubuhnya dan terkilir di bagian pinggang, untuk saat ini korban masih shok dan kembali ke orang tuanya.

( Rena)

Komentar