Bandara Bungo Hancur Akibat Aset Peti Ilegal Milik Naga Cs  Dikawasan Sungai Buluh

BUNGO-Cerita Penambangan Emas Tanpa Izin (PETi) di Kabupaten Bungo tidak ada habisnya. Meskipun sudah sering dirazia namun bukannya tambah habis, malah tambah banyak.

Seperti  diwilayah Sungai Telang dan Kawasan bandara sungai buluh.

Beberapa waktu yang lalu Tim gabungan melakukan penertiban dikawasam bandara, ada sekitar 15 rakit PETI yang dibakar. Tapi anehnya sekarang jumlah rakit PETI disekitaran bandara semakin banyak.

Baca Juga :  Aliansi Mahasiswa Bungo Gelar Unjuk Rasa di Gedung Kejagung RI, Tuntut Periksa Dugaan Aset Ilegal Bupati

Bahkan didalam kawasan dan pinggiran embung bandara. Informasi yang didapat dari sumber yang namanya tidak mau ditulis menyebutkan kalau PETI dikawasan bandara ini di back up oleh oknum APH, bahkan ada juga yang milik oknum APH.

“Rata rata dipegang aparat bang, yang paling banyak disini milik  Naga mereka kerja sama sama aparat”.

Baca Juga :  Progres Kasus Pengadaan Fiktif di Inspektorat Bungo, Polda Jambi Sebut Sedang Tunggu Audit BPKP

Saat ditanya siapa Salim.? Sumber menyebutkan bahwa naga adalah salah satu bos besar pemain PETI tidak hanya punya rakit   Naga juga merupakan bos penampung emas hasil PETI tersebut

Kalo Naga cuma dikawasan bandara, Tapi kalo nag bermain PETI dan beli emas tidak hanya disini tapi dibeberapa wilayah di Bungo ini ada milik naga”.

Baca Juga :  Z.Arifin Resmi Di Lantik Ketua PERADI, Ini Harapan Beliau Di Masa Kepemimpinan

Keberadaan tambang ilegal di wilayah penerbangan tentu banyak merugikan pihak bandara selain struktur tanah yang semakin hancur bisa mengakibatkan banjir merusak jalur pesawat, selain itu dampak asap yang timbul menggagu jarak pandang penerbangan.

(Rena)

Komentar