BUNGO – Wahyu Riski pelapor riwayat perolehan ijazah calon bupati Bungo nomor urut 2, Jumiwan Aguza ke Bawaslu mengaku tidak gentar menghadapi laporan balik dari tim hukum nomor urut 2 karena dianggap telah mencemarkan nama baik
” Sayo tidak gentar,yang dilaporkan bukan soal Ijazah Palsu, tapi riwayat pendidikan yang janggal, soal pindah kuliah Jumiwan lebih kurang 12 tahun dari kampus Ekasakti ke UMB, apolagi status di website resmi pangkalan dikti di kampus Ekasakti Padang Jumiwan tu dinyatokan mengundurkan diri, tapi di UMB disebut pindahan, dari baco laporan sayo bae salah orang tu bang”ungkap Wahyu kepada wartawan
Lanjutnya, “Sebenarnyo, jangan nak ngancam-ngancam lapor balik,sampaikan bae ke masyarakat ado dak surat pindah Jumiwan dari Ekasakti Padang ke UMB? Ini soalnyo 12 tahun baru pindah kuliah, terus ado dak surat keterangan resmi dari DIKTI soal kejanggalan informasi riwayat pendidikan Jumiwan tu, jangan nak pake bawa-bawa aturan undang-undang banyak nian, cukup surat pindah bae tunjukkan dan keterangan resmi Dikti bahwa itu dak bermasalah”tambah Wahyu
Sampai saat ini dari surat pemberitahuan Bawaslu ke Wahyu, diduga Bawaslu Bungo saat pemeriksaan laporan riwayat pendidikan Jumiwan tidak meminta keterangan dari Universitas Ekasakti dan meminta Keterangan Resmi Kementrian Pendidikan Tinggi ” pungkasnya ***









Komentar