JAKARTA – Warga Kampung Paparean, Desa Hegar Mukti, Cikarang Pusat, sempat dilanda kepanikan akibat insiden penyerangan yang dilakukan seorang pria terhadap warga dengan menggunakan obeng pada Minggu malam. Seorang pemuda bernama Sigit (19) menjadi korban dalam kejadian ini, mengalami luka di bagian leher dan segera dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Merespon situasi yang berkembang, seorang warga dengan sigap melaporkan kejadian tersebut melalui pesan WhatsApp. Laporan ini dengan cepat direspon oleh Piket Batalyon D Pelopor Brimob Polda Metro Jaya, yang segera menerjunkan tim Patroli Brimob ke lokasi kejadian untuk mengamankan situasi.
Setibanya di Kampung Paparean, tim Patroli Brimob bergerak cepat menenangkan warga yang dilanda kepanikan dan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Upaya pencarian membuahkan hasil saat pelaku ditemukan bersembunyi di area semak-semak dekat Sungai Kalimalang, setelah sebelumnya berusaha melarikan diri.
Saat proses penangkapan berlangsung, emosi warga yang tersulut hampir tak terkendali dan nyaris melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap pelaku. Namun, berkat kesigapan dan profesionalisme Wadanki IPDA Evan Budi Setiawan S.E., dari satuan Brimob Batalyon D Pelopor Polda Metro Jaya, amuk massa berhasil diredam dan pelaku dapat dievakuasi dengan aman dari lokasi kejadian. Tindakan heroik ini patut diapresiasi karena berhasil mencegah terjadinya tindakan yang lebih anarkis.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menegaskan komitmen Brimob untuk selalu hadir dan responsif dalam setiap situasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Beliau juga menyampaikan apresiasi atas kinerja cepat dan profesional yang ditunjukkan oleh tim Patroli Brimob di lapangan.
“Tidak ada ruang bagi pelaku tindakan anarkis. Brimob akan selalu sigap merespons setiap laporan dari masyarakat dan memastikan situasi tetap terkendali,” tegas Kombes Pol. Henik Maryanto.
Berdasarkan hasil investigasi sementara, diduga pelaku melakukan tindakan penyerangan tersebut dalam kondisi terpengaruh minuman keras. Saat ini, terduga pelaku telah diserahkan kepada pihak Polsek Cikarang Pusat untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut dan penegakan hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menyikapi insiden ini, Brimob Polda Metro Jaya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing emosi apabila menghadapi situasi serupa. Masyarakat diharapkan untuk segera menghubungi aparat keamanan terdekat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat, aman, dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Dengan kerjasama yang baik antara masyarakat dan aparat keamanan, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Cikarang Pusat dapat terus terjaga dengan baik.
(Jae)









Komentar