MUSI RAWAS-Bahan Bakar Minyak (BBM) terutama Jenis Solar, banyak diburu armada angkutan serta pelangsir di bandikan pengguna pribadi, tidak terkecuali di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bulian NO 24.316.53 yang berada di Muara rupit kecamatan rupit kabupaten musi rawas Sumatra Selatan.
Sehingga tidak mengherankan kalau hampir setiap hari di SPBU tengah kota tersebut bukan antrian kendaraan transportasi pribadi melainkan melayani spesialis pengisian galon jerigen oknum membawa mobil sejenisnya father dan truck tengki modifikasi berbagai macam Ukuran.
Terlihat petugas SPBU dengan santainya melakukan Aksi kebal hukum tersebut disaksikan oleh konsumen lainya yang turut mengantri untuk mendapatkan bahan bakar.

Tidak tanggung tanggung usai pelangsir mengatri berkali kali, aksi penyulingan (salin) minyak jenis subsidi pertalit dan solar tersebut langsung di lakukan oleh pelaku di wilayah yang berdekatan dengan SPBU.
Aksi yang berani melawan aturan tersebut terlihat jelas oleh masyarakat dan konsumen lainya yang turut mengantri panjang waktu berjam jam lamanya, bahkan kerap kali konsumen yang harusnya berhak mendapatkan BBM Malah kehabisan BBM Subsidi.
salah seorang konsumen yang sempat Di konfirmasi merasa sangat kecewa dan emosi, pasalnya mengatri hampir satu jam sembari melihat oknum lalu lalang, namun seketika mendekati giliranya petugas. SPBU mengatakan minyak subsidi habis dan terpaksa meninggalkan SPBU.
,”Tutup saja POM yang seperti ini tidak mendahului konsumen yang berhak mendapatkan, dari Tadi saya Nonton orang langsir menggunakan golon berkali kali, di belakang sana juga menyalin minyak disuling melalui tengki mobil tengki modifikasi besar, saya udah ikut antri giliran mobil kami mau isi di bilang habis.,” Ungkapnya dengan nada emosi
Sepertinya aktivitas ini rutin dilakukan seperti kebal hukum dan tidak adanya pengawasan dari SBM Hiswana Migas wilayah Sumatra Selatan.
Selain itu pelangsir juga mengakui pihak SPBU memungut KR hingga 20.000/ galon dan setoran akan di bagi2 pihak. SPBU
(Rena)









Komentar